Indeks

Marapi Erupsi, Bupati Tanah Datar Imbau Warga Pakai Masker dan Jauhi Zona Bahaya

TANAH DATAR – Pasca-erupsi Gunung Marapi yang terjadi pada Rabu pagi, 18 Februari 2026, kondisi di sejumlah wilayah Kabupaten Tanah Datar mulai terdampak hujan abu vulkanik cukup pekat. Tercatat hingga pukul 10.00 WIB, sebaran abu vulkanik tebal telah mencapai wilayah Kecamatan Tanjung Emas.

Menanggapi situasi tersebut, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Poin Utama Instruksi Bupati:

  • Patuhi Radius Aman: Warga dan wisatawan dilarang keras melakukan aktivitas di daerah sekitar lereng Gunung Marapi sesuai dengan radius bahaya yang ditetapkan PVMBG.
  • Penggunaan Masker: Mengingat abu vulkanik mulai menyelimuti pemukiman, warga diwajibkan menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar ruangan untuk mencegah gangguan pernapasan (ISPA).
  • Tetap di Dalam Rumah: Jika tidak ada keperluan mendesak, masyarakat diimbau untuk tetap berada di dalam rumah guna menghindari paparan material vulkanik.
  • Pantau Informasi Resmi: Masyarakat diminta tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya dan tetap memantau perkembangan dari BPBD atau instansi terkait.

“Kami meminta seluruh masyarakat Tanah Datar, khususnya yang berada di wilayah terdampak seperti Tanjung Emas, untuk tetap tenang namun waspada. Gunakan masker jika keluar rumah dan jauhi area puncak Marapi hingga situasi dinyatakan kondusif,” ujar Bupati Eka Putra dalam keterangannya, Rabu (18/2).

Hingga berita ini diturunkan, tim BPBD Tanah Datar terus melakukan pemantauan di lapangan dan mulai mendistribusikan bantuan masker di titik-titik terdampak hujan abu (Joli)