//phaurtuh.net/4/4345761 Kue Bapilin Lakuak Galundi, Jajanan Khas Nagari Tanjung Barulak - KABAR KINI SITE

Kue Bapilin Lakuak Galundi, Jajanan Khas Nagari Tanjung Barulak

  • Bagikan
banner 468x60

TANAH DATAR,kabarkinisite.com — Makanan khas daerah Tanjung Barulak, Kue Bapilin Lakuak Galundi itulah nama jajanan ringan yang di buat oleh anak nagari Tanjung Barulak.

Kue Bapilin Lakuak Galundi merupakan warisan yang diterima Rosfi Hastuti dari mertuanya yang sudah lama berdiri sejak tahun 1973, jajanan kue Bapilin memang udah dikenal dari dulunya.

banner 336x280

Bahkan ada dua jenis kue Bapilin yang ada, ada yang keras, dan juga ada yang lembutnya, kue yang di buat oleh Rosfi ini termasuk kue yang lembut dan juga memiliki Varian rasa yaitu original dan Copi moka  pengusaha kue bapilin yang berada di Nagari Tanjung Barulak, Kec. Tanjung Emas, Kab. Tanah Datar.

Untuk memproduksi kue bapilin diperlukan 150 kg tepung per hari, gula, telur, minyak dan dikerjakan oleh 5 orang ibuk rumah tangga yang berada di sekitar nagari Tanjung Barulak Kecamatan Tanjung Emas

Sementara itu, ia juga mengeluh tentang harga bahan baku untuk membuat kue bapilin. 

“harga bahan baku naik, sedangkan harga jual tetap,” ucap Rosfi Hastuti kepada kabarkinisite.com, Senin (8/11/2021).

Saat ini, kue bapilin diproduksi setiap harinya tergantung pesanan, mereka tidak menjual eceran di warung-warung kecil. Langganan tetap yang membeli ada di tiga daerah yaitu Payahkumbuh, Lima Kaum, dan Simabur terutama Kecamatan Tanjung Emas.

Sebelum pandemi jumlah karyawan ada 8 orang, namun saat ini hanya anggota 5 orang saja yang bekerja.

Gaji yang diberikan kepada pekerja juga beragam, tergantung bagian kerjanya masing-masing.

“Kalau bagian pengatur gula didapatkan gaji sebesar Rp50 ribu per hari, bagian pengaduk dan percetakan Rp40 ribu per hari, bagian goreng Rp60 ribu per hari, dan bagian nyusun atau pengemasan Rp30 per hari,” katanya.

Seiring dengan adanya pemberian vaksinasi kepada masyarakat, pemilik usaha kue bapilin, Rosfi, berharap agar pandemi ini segera berakhir.  Hal tersebut dapat menggeliatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) miliknya semakin berkembang dan mengalami peningkatan pendapatan. (joli)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.