Bupati Eka Putra: Program Tahfiz, Jadi Kado Indah

TANAH DATAR – Zaman terus berubah, generasi pun berganti serta tantangan kehidupan semakin berat.

Menyikapinya, seluruh unsur perlu bersama-sama menyiapkan generasi penerus yang tangguh.


“Dari sekarang kita harus menyiapkan generasi muda menjadi generasi yang kuat dan kokoh bukan generasi yang lemah, lembek ataupun tidak berkarakter,” demikian dikatakan Bupati Eka Putra saat Safari Ramadhan Khusus di Masjid Raya Salimpaung, Jumat Subuh ( 30/04/2021).

Menurut bupati, menyongsong 100 tahun Indonesia Merdeka dengan bonus demografi, generasi saat ini harus menghadiahkan kado terbaik untuk kehidupan masa depan.

“Harus kita siapkan generasi yang kuat dan sehat baik fisik dan mentalnya, apalagi di era teknologi ini, orang tua tidak akan mampu senantiasa mengantrol anaknya memanfaatkan hp android yang dimainkan anak-anaknya,” terang bupati.

Lebih lanjut dikatakan, menjadikan anak hafiz quran sebagai solusi anak menjadi anak yang meningkat kecerdasannya dan terpelihara budi pekertinya.

“Kami bersama pak wabup, siap melanjutkan program tahfiz di Tanah Datar, bahkan lebih ditingkatkan lagi, minimal satu rumah ada satu hafiz atau hafizahnya,” sambungnya.

Bupati juga berkisah saat dulu dirinya berkunjung ke Inggris sempat berdialog dengan pengurus salah satu masjid setempat, disebutkan jumlah jamah masjid 200 orang dan seluruh hafiz quran.

“Inggris bukan negara dengan penduduk mayoritas Islam tetapi jamaah masjidnya hafiz quran, kita Tanah Datar Luhak Nan Tuo dengan filosofi ABS-SBK. Ini yang membuat saya tergugah dan menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan program tahfiz serta berharap dukungan penuh orang tua, para guru dan masyarakat,” sampainya lagi.

Senada dengan itu Kabag Kesra H. Afrizon mengatakan program satu rumah satu hafiz secara teknis di tingkat kabupaten sedang digarap.

“Alhamdulillah, sudah ada 4 nagari di Tanah Datar yakni Nagari Pandai Sikek X Koto, Nagari Paninjauan X Koto, Nagari Tanjung Barulak Batipuh dan Nagari Rao-Rao Sungai Tarab melaksanakan program ini dengan memasangkan stiker di rumah yang sudah ada minimal satu hafiz atau hafizah dan ini akan dikembangkan menjadi program kabupaten,” urai H. Afrizon.

Turut hadir pada kesempatan itu Kalaksa BPBD Thamrin, Camat Salimpaung Abramis Yuzi, Walinagari Salimpaung dan Walinagari Tabek Patah. (Joli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *