Pemko Payakumbuh Terima Hibah Aset Senilai 22 Miliar Dari Kementerian PUPR



Payakumbuh — Pemerintah Kota Payakumbuh menyambut kunjungan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Barat (BPPW) untuk melakukan penandatanganan naskah berita acara serah terima aset kepada Pemerintah Kota Payakumbuh Rabu (25/01/23).

Dalam kunjungannya ke Pemerintah Kota Payakumbuh, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumbar (BPPW) Kusworo Darpito, ST, MDM, di dampingi Indra Putrawan, S.Sos, Bayu Novianto, ST, MT, Bayu Moelyantono, ST, MM, Nova Supradinata,SE, Ir.Syafriyanti, MM, dan Prasetio Budi Luhur, ST.

Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda yang didampingi Sekdako Dafrul Pasi, Kadis PUPR Muslim, Kepala BKD Syafwal, Dirut PDAM Khairul Ikhwan dan Dewan Pengawas PDAM Tri Venindra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas penyerahan aset dari BPPW Sumbar kepada Pemerintah Kota Payakumbuh.

“Kami selaku Pemerintah Kota Payakumbuh mengucapkan selamat datang sekaligus terima kasih kepada Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Barat sehingga terlaksananya penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Hibah Barang Milik Negara berupa Aset Tetap. Semoga ini bisa kami kelola dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” ucap Rida.

Lebih lanjut Rida berharap semoga bantuan hibah ini bukanlah bantuan yang terakhir, namun merupakan bantuan pembuka atau bantuan awal bagi rentetan bantuan-bantuan berikutnya oleh Kementerian PUPR melalui BPPW Sumatera Barat kepada Kota Payakumbuh. Hal itu disampaikan Rida secara langsung di ruang kerjanya.

“Namun ada satu hal yang juga sangat dibutuhkan saat ini adalah bak prasedimentasi dengan kapasitas 3000, untuk mengurangi tumpukan sedimen di intake dan meningkatkan kualitas air, mengingat jumlah pelanggan kita saat ini sudah mencapai 33 ribu lebih. Dengan adanya kekurangan ini, tentu hasilnya belum sesuai dengan yang diharapkan. Namun demikian, harapannya nanti tidak ada lagi keluhan-keluhan dari masyarakat,” harap Rida.

Di akhir sambutan Rida Ananda juga sempat menyinggung terkait Tempat Pengolahan Akhir (TPA) sampah Regional yang digunakan oleh empat daerah seperti Bukittinggi, Agam, Payakumbuh dan Lima Puluh Kota yang kondisinya saat ini sudah over capacity.

“Meski amdal nya sudah ada, dan lahan pun sudah tersedia seluas 3 hektar, namun hal itu sepertinya masih belum masuk dalam prioritas. Untuk itu melalui Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumbar (BPPW) bapak Kusworo Darpito, kami berharap agar ini menjadi prioritas dan bisa segera dimaksimalkan,” pinta Rida.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sumatera Barat, Kusworo Darpito, ST, MM terkait dengan penandatangan Berita Acara Serah Terima Aset dengan Pemerintah Kota Payakumbuh menyebutkan kedatangannya bersama rombongan hari ini dalam rangka Serah Terima Aset Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Berupa Pembangunan SPAM Binaan Kota Payakumbuh.

“Hari ini kita bertemu dengan pak Wali Kota dalam rangka melakukan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) SPAM Binaan Kota Payakumbuh yang sudah kita bangun sejak tahun 2018 lalu. Adapun yang kita bangun itu berupa reservoir dan IPA (Instalasi Pengolahan Air) dengan kapasitas 2 x 50 liter per detik. Dikarenakan izin hibahnya dari kementerian keuangan sudah turun, untuk itu kami perlu segera menindaklanjutinya,” ucap Kusworo.

Kusworo berharap, aset yang diserah terimakan senilai Rp.22 miliar ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan meminta Pemko Payakumbuh untuk dapat melakukan pemeliharaan secara berkala agar penggunaannya maksimal. (Joli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *