BATUSANGKAR,kabarkinsite.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus berkomitmen melahirkan generasi yang sehat dan bebas dari kekerdilan fisik maupun mental. Melalui momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pemenuhan intervensi gizi spesifik pada fase 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM, saat ditemui usai memimpin upacara di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, menegaskan bahwa fase 1.000 HPK merupakan masa keemasan yang sangat krusial bagi tumbuh kembang anak. Intervensi yang tepat di periode ini diyakini mampu memutus mata rantai stunting secara efektif di wilayah Tanah Datar.
“Kita tidak boleh lengah sedikit pun terhadap pemenuhan gizi anak-anak kita, terutama dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Pemkab Tanah Datar menginstruksikan seluruh jajaran dinas terkait untuk memastikan pasokan gizi spesifik, akses air bersih, dan pemantauan kesehatan berkala menyasar langsung ke keluarga yang membutuhkan,” ujar Bupati Eka Putra tegas.
Bupati menambahkan bahwa komitmen ini bukan hanya program kerja di atas kertas, melainkan sebuah gerakan bersama untuk memastikan anak-anak di Luhak Nan Tuo tumbuh menjadi generasi emas yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi di masa depan.
Sentuhan Bunda PAUD di Garis Depan
Di tempat berbeda, Bunda PAUD Kabupaten Tanah Datar, Ny. Lise Eka Putra, turut memberikan pandangannya dari sisi pengasuhan dan pendidikan anak usia dini. Saat diwawancarai di sela-sela kegiatannya, Ny. Lise menekankan pentingnya sinergi antara kesehatan fisik dan edukasi karakter sejak dini di lingkungan keluarga maupun satuan PAUD.
“Penurunan stunting bukan hanya tentang memberikan bantuan makanan, tetapi juga tentang mengubah perilaku pengasuhan. Di sinilah peran penting keluarga dan lembaga PAUD. Kita harus mengedukasi para orang tua mengenai pola makan yang seimbang, pemanfaatan pangan lokal yang bergizi, serta pentingnya stimulasi psikologis bagi anak,” tutur Ny. Lise Eka Putra.
Lebih lanjut, selaku Bunda PAUD, ia mengajak seluruh kader PKK dan tenaga pendidik PAUD di tingkat nagari hingga jorong untuk menjadi agen perubahan yang aktif memantau kondisi anak-anak di lingkungan mereka.
Sinergi kuat antara kebijakan strategis yang diusung Bupati Eka Putra serta pendekatan edukatif yang digerakkan oleh Bunda PAUD Ny. Lise Eka Putra, diharapkan mampu membawa Kabupaten Tanah Datar mencapai target zero stunting dalam waktu dekat.
