Payakumbuh — Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Nalfira, menghadiri sekaligus menjadi narasumber pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat dalam Pencegahan Perundungan (Bullying) pada Anak dan Remaja di Wilayah Hukum Polres Payakumbuh”, yang digelar pada 13 Februari 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor antara keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, serta aparat penegak hukum di wilayah Payakumbuh dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak, sekaligus mencegah terjadinya praktik perundungan di lingkungan pendidikan maupun sosial.
FGD diselenggarakan di Aula Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk unsur pendidikan, kepolisian, tokoh masyarakat, serta perwakilan orang tua dan lembaga terkait di wilayah hukum Polres Payakumbuh. Kehadiran para peserta menjadi wujud komitmen bersama dalam memberikan perlindungan optimal kepada anak dan remaja dari segala bentuk kekerasan dan intimidasi.
Dalam paparannya, Kepala Dinas Pendidikan menekankan bahwa pencegahan perundungan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi berkelanjutan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa satuan pendidikan perlu membangun budaya positif, memperkuat pendidikan karakter, serta menyediakan mekanisme pelaporan yang aman bagi peserta didik.
“Perundungan harus dicegah sejak dini melalui penguatan pendidikan karakter, pengawasan bersama, serta komunikasi yang terbuka antara guru, orang tua, dan lingkungan sekitar. Sekolah harus menjadi ruang yang aman dan menyenangkan bagi setiap anak,” ujarnya.
Melalui forum diskusi ini, diharapkan terbangun kesadaran kolektif serta langkah konkret dalam mewujudkan sistem pendidikan yang berkarakter, beretika, inklusif, dan berkeadilan. Pemerintah Kota Payakumbuh berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan dan program perlindungan anak demi terciptanya generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
