TANAH DATAR – Momentum Hari Kartini tidak hanya menjadi ajang kebangkitan emansipasi, tetapi juga refleksi spiritual bagi kaum perempuan. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Datar, Ny. Lise Eka Putra, mengajak seluruh perempuan untuk memaknai perjuangan hidup dengan landasan iman yang kokoh, demi menjadi sosok perempuan berharga yang bernilai surga di hadapan Allah SWT.
Dalam pesan mendalamnya, Ny. Lise Eka Putra menekankan bahwa kemuliaan sejati seorang perempuan terletak pada kesalehannya di setiap fase kehidupan—baik sebagai hamba, seorang anak, seorang istri, maupun sebagai ibu yang penuh kasih dan disayangi oleh keluarganya.
“Ibu yang berharga itu bernilai surga. Yaitu seorang hamba yang salehah, anak yang salehah, istri yang salehah, serta ibu yang disayangi keluarganya. Perempuan hebat adalah mereka yang sabar dalam ketaatan kepada-Nya, dan rida dengan takdir-Nya, walaupun takdir tersebut belum sesuai dengan keinginan saat ini—seperti belum mendapatkan jodoh atau belum dikaruniai anak,” ungkap Ny. Lise Eka Putra dengan penuh ketulusan.
Beliau juga mengingatkan kaum perempuan agar tetap menjaga integritas moral dan spiritual di tengah berbagai ujian hidup. Menurutnya, jalan pintas yang melibatkan dosa demi mencapai keinginan duniawi harus benar-benar dihindari, sebab esensi hidup ini adalah ruang ujian yang sementara.
“Jangan sampai kita berbuat dosa hanya agar tujuan tercapai. Hidup ini adalah ujian. Dengan mendahulukan Allah SWT, insyaallah kita akan diselamatkan di dunia maupun di akhirat. Mari gunakan sisa umur yang ada ini untuk mencari kecintaan-Nya melalui banyak beramal saleh dan terus mendekatkan diri kepada-Nya,” lanjut Istri Bupati Tanah Datar ini.
Lebih lanjut, Ny. Lise Eka Putra mengajak kaum perempuan untuk memperkuat benteng batin dengan kekuatan doa, terutama memanfaatkan keutamaan sepertiga malam terakhir. Doa, menurutnya, adalah investasi panjang yang membutuhkan ketekunan dan kesabaran tanpa batas.
“Jangan pernah bosan berdoa. Ibarat menanam pohon, yang hasilnya mungkin harus kita tunggu bertahun-tahun. Janganlah sedikit dalam berdoa, tetapi jadilah orang yang sedikit-sedikit berdoa dalam setiap urusan hidup kita. Jaga ibadahmu, jaga imanmu, serta jaga akhlak dan kasih sayangmu kepada sesama,” pungkasnya.
