Limapuluh Kota, KKS|Sebagai seorang Anggota DPRD yang telah dipilih dan dipercaya oleh pendukung dan pemilih untuk duduk dan menyuarakan aspirasi masyarakat di DPRD limapuluh kota dan sekaligus sebagai fungsi Pengawasan jalannya Roda Pemerintahan, fungsi pengawasan inilah di lakukan oleh seorang H. Chandra .SH, Dt.Bandaro, ketua komis II DPRD limapuluh kota.
Dalam Pantauannya saat pulang kampung Pak Haji Chal sapaan akrab nya, menerima aduan dari Masyarakat Bahwa ada sebuah proyek pengerjaan proyek yang berlokasi di UPTD SDN 04 Gunuang Malintang Kecamatan Pangkalan koto baru yang ang tanpa papan plang proyek.
Selain Tanpa plang Proyek dilapangan Para pekerja terlihat juga tidak memakai APK, dan tumpukan bahan yang tidak diatur dengan baik. Basanya dalam RAB sebuah Proyek APK sudah tercantum pembelian APK tapi kenapa hal ini dibiarkan atau Pembiaran yang sengaja dari pihak rekanan ataupun pihak Diknasbud limapuluh kota, sementara dilapangan volume sudah 80%.
Lebih lanjut menurut H.Chandra,SH Dt Bandaro ketua komisi II DPRD limapuluh kota menekankan ,”kejadian seperti ini, sangat memalukan dan melanggar informasi keterbukaan Publik, Ada apa ini,? “Kok bisa, ada proyek yang mempergunakan uang rakyat tidak boleh di lihat Pagu Proyek nya oleh Rakyat. sehingga bisa diasumsikan sebuah proyek siluman,karena tidak diketahui berapa biaya dan siapa kontraktornya, imbuhnya geram
“Apakah ada
Indikasi sebagai trik untuk membohongi masyarakat agar tidak termonitoring jumlah anggaran dan sumber anggaran yang diperuntukkan proyek ini.Dan sudah patut diduga ada permainan kongkalingkong Antara Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan dengan Pelaksana dugaan Proyek Siluman ini,”Gerutunya, H.Chandra,SH Dt Bandaro.
Terakhir H.Candra Dt.Bandaro,Meminta,Bapak Bupati H.Safni Sikumbang harus memberi sanksi atau teguran tegas kepada Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, sekaligus sangsi hukum kepada Perusahaan atau CV kontraktor yang tidak mematuhi K3.Sekaligud memberikan memberikan efek jera kepada perusahaan yang abai soal K3,”tutupnya . (Sdt)
Soroti Dugaan Proyek Siluman, H.Chandra Ketua Komisi II DPRD Minta Bupati turun tangan
