SARILAMAK — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lima Puluh Kota terus memacu percepatan penyerapan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026. Berdasarkan data evaluasi per Jumat (17/7/2026), realisasi fisik secara umum berada di kisaran 5,4%, sedangkan realisasi keuangan menyentuh 8,4%.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lima Puluh Kota, Orlanda, S.T., M.T., menyatakan optimismenya bahwa pengerjaan di lapangan akan mengalami peningkatan signifikan pada pertengahan Agustus mendatang. Pihaknya menargetkan seluruh dana TKD sebesar Rp78,9 miliar dapat terserap penuh pada akhir Oktober 2026.
“Kondisi per Jumat kemarin (17/7), realisasi fisik di bidang masih sekitar 5,4% dan keuangan 8,4%. Kita berharap dalam bulan ini bisa dipercepat, dan mudah-mudahan progresnya melonjak di pertengahan Agustus. Target kita di akhir Oktober seluruh dana TKD sudah full kita transfer ke masyarakat melalui program kegiatan fisik di dinas,” ujar Orlanda.
Alokasi Anggaran dan Operasional Lapangan
Orlanda menjelaskan bahwa total alokasi dana TKD sebesar Rp78,9 miliar tersebut diperuntukkan bagi pelaksanaan program fisik serta biaya operasional pendukung penunjang pengerjaan.
Untuk mengatasi kendala medan geografis di lapangan, Dinas PUPR mengalokasikan anggaran armada operasional berupa kendaraan roda dua (sepeda motor) bagi petugas pengawas harian, tanpa pengadaan mobil.
“TKD yang ditransfer itu sekitar Rp78,9 miliar, termasuk untuk kegiatan fisik dan operasional. Operasionalnya mencakup pembelian beberapa unit kendaraan pendukung berupa sepeda motor—kita tidak beli mobil. Sepeda motor ini untuk mendukung petugas ke lapangan karena kondisi lokasi kerja sangat sulit dijangkau jika kendaraan tidak memadai,” jelasnya.
Progres 6 Proyek Strategis Jalan dan Jembatan

Sejumlah paket pengerjaan fisik jalan dan jembatan yang bersumber dari dana APBD (TKD) TA 2026 tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Suliki, Kecamatan Luhak, dan Kecamatan Bukit Barisan.

Berikut rincian progres pengerjaan fisik pada 6 titik lokasi pengerjaan:
| No | Lokasi / Nama Kegiatan | Jenis Penanganan / Pekerjaan | Pagu Anggaran (TKD) | Progres Fisik | Status Pekerjaan |
| 1 | Ruas Muaro – Talang Anau (R-26) | Pengamanan Badan Jalan (Pasangan Batu/Dam) | Rp100.000.000 | 90% | Tahap penyelesaian & penyempurnaan |
| 2 | Jembatan Batang Nenan | Perbaikan lantai kayu menjadi Plat Lantai Beton | Rp350.000.000 | 41% | Tahap pengelasan struktur jembatan |
| 3 | Jalan Jorong Lombah Ateh Koto | Lapis Penetrasi Makadam (Lapen) | Rp200.000.000 | 10% | Tahap persiapan pekerjaan |
| 4 | Ruas Andaleh Baliak Bukik – Taram (R-230) | Lapis Penetrasi Makadam (Lapen) | Rp300.000.000 | 2% | Tahap persiapan pekerjaan |
| 5 | Jalan Botuang Nagari Kurai | Rabat Beton Badan Jalan | Rp180.000.000 | 0% | Tahap persiapan |
| 6 | Jembatan Kubang Balambak | Pembuatan / Penggantian Jembatan Permanen | Rp350.000.000 | 0% | Tahap persiapan |

Gandeng Media Sebagai Mitra Pengawasan
Menyadari keterbatasan jumlah personel pengawas harian di lapangan, Orlanda secara terbuka mengajak keterlibatan insan pers untuk menjadi mitra strategis dan penyambung informasi kepada masyarakat.
“Kami sangat kekurangan personel untuk mengawasi lapangan setiap hari. Kami berharap kawan-kawan media membantu sebagai corong dan mitra dari Dinas PUPR. Tanpa kecuali, mari ikut membantu kami menyampaikan imbauan positif ke masyarakat,” tuturnya.
Ia mengimbau agar peran wartawan tidak hanya menyoroti kekurangan, tetapi juga memberikan masukan konstruktif agar seluruh pembangunan dapat berjalan tepat sasaran.
“Jangan sampai media turun hanya saat terjadi kesalahan saja. Kalau ada masukan atau temuan dari kawan-kawan di lapangan, silakan beri masukan langsung ke dinas atau ditulis di media. Kita akan tindak lanjuti semaksimal mungkin agar seluruh pembangunan ini benar-benar tepat sasaran dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota,” pungkas Orlanda. (joli)













