Payakumbuh — Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Hurisna Jamhur, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Payakumbuh Timur Tahun Perencanaan 2027 yang digelar di Aula SKB Kota Payakumbuh, Kelurahan Padang Alai Bodi, Kamis (05/02/2026).
Dalam kesempatan tersebut, DPRD menegaskan pentingnya Musrenbang sebagai wadah penyerapan aspirasi masyarakat secara berjenjang dan partisipatif, mulai dari tingkat RT/RW hingga kelurahan.
Hurisna menyampaikan bahwa berbagai usulan masyarakat yang dihimpun melalui Musrenbang kelurahan maupun reses anggota DPRD perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya yang bersifat prioritas dan berdampak luas.
Sejumlah aspirasi yang mengemuka di antaranya normalisasi Sungai Batang Agam dan Batang Sikali untuk pengendalian banjir serta perlindungan lahan pertanian, serta kebutuhan pembangunan kantor camat yang lebih representatif guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
DPRD juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Payakumbuh yang telah mengalokasikan honorarium lembaga kemasyarakatan kelurahan seperti LPM, PKK, RW, dan RT melalui APBD sebagai bentuk penguatan peran masyarakat dalam pembangunan.
Namun demikian, DPRD mengingatkan agar keterbatasan kemampuan keuangan daerah yang semakin menantang, termasuk adanya pengurangan transfer ke daerah, harus disikapi dengan penetapan prioritas program secara lebih ketat, efisien, dan tepat sasaran.
“Setiap usulan pembangunan harus benar-benar dipilah berdasarkan urgensi dan manfaat langsung bagi masyarakat, sehingga tidak terjadi pemborosan anggaran,” demikian penekanan DPRD.
DPRD berharap Musrenbang 2027 dapat menghasilkan program pembangunan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung peningkatan pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Camat Payakumbuh Timur turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dan menjaga komunikasi dalam mendukung pembangunan wilayah.
