LIMA PULUH KOTA – Tidak banyak Omong – Omong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lima Puluh Kota menunjukkan komitmennya terhadap transparansi publik dalam pembangunan fasilitas pendidikan. Komitmen ini diwujudkan dengan melibatkan awak media secara langsung saat pemantauan persiapan penyerahan awal pekerjaan atau Provisional Hand Over (Pra-PHO) proyek infrastruktur sekolah.
Pemantauan di lapangan tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Disdikbud Lima Puluh Kota, Endri Mulyadi, S.T., yang juga bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Kehadiran awak media di lapangan melengkapi tim teknis yang terdiri atas Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), pihak rekanan pelaksana, dan tim konsultan pengawas proyek.
Endri menjelaskan bahwa keterbukaan informasi dikedepankan guna memastikan masyarakat mengetahui secara langsung proses dan perkembangan peninjauan fisik di beberapa lokasi sekolah berikut:
1. Pematangan Lahan di SDN 04 Koto Tinggi
Peninjauan diawali di SDN 04 Koto Tinggi untuk memeriksa proyek Pematangan Lahan Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dengan nomor kontrak `32/SPK/KONTR/DISDIKBUD-LK/VII/2026`. Proyek yang diawasi oleh CV QTA Consultant ini ditargetkan rampung pada 12 Agustus 2026 sebagai fondasi utama sebelum konstruksi fisik bangunan kelas dimulai.
2. Pembuatan Dam di SDN 02 Koto Alam
Pada Selasa (11/8/2026) pagi, tim melanjutkan peninjauan ke lokasi kedua di SDN 02 Koto Alam. Peninjauan dilakukan pada proyek Pembuatan Dam (Tembok Penahan Tanah) nomor kontrak `21/SPK/KONTR/DISDIKBUD-LK/VII/2026` di bawah pengawasan CV Costa Consultant. Infrastruktur penahan tebing ini difungsikan untuk memperkokoh struktur tanah agar aman dari risiko pergeseran lahan demi keselamatan warga sekolah.
3. Rehabilitasi Toilet di UPTD SMPN 6 Kapur IX dan Sejumlah SDN
Rangkaian peninjauan diakhiri di Kecamatan Kapur IX untuk menyisir beberapa lokasi, termasuk UPTD SMPN 6 Kapur IX serta sejumlah SDN di wilayah tersebut. Di UPTD SMPN 6 Kapur IX, rombongan mengecek progres fisik paket pekerjaan Rehabilitasi WC/Toilet sekolah bernomor kontrak `22/SPK/KONTR/DISDIKBUD-LK/VII/2026`. Penyediaan fasilitas sanitasi yang bersih dan layak menjadi perhatian utama demi menjamin kenyamanan lingkungan belajar siswa.
Di sela-sela peninjauan, Endri menekankan bahwa keterlibatan pers merupakan bagian dari kontrol sosial agar setiap proyek berjalan secara akuntabel. Tahapan Pra-PHO menjadi ruang evaluasi penting bersama PPTK, pengawas, dan rekanan secara teliti.
“Kami ingin memastikan seluruh hasil pengerjaan di lapangan benar-benar presisi dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang disepakati. Dengan demikian, saat diserahterimakan nanti, seluruh fasilitas ini siap digunakan dan berdaya guna panjang bagi kemajuan pendidikan di Lima Puluh Kota,” ujar Endri menutup keterangannya.(Joli)





